Rukan Niaga Artha gading

Blok F No 25 Jakarta

Working Hours

08:00 - 17:00

MEDICAL TOURISM KOREA

MEDICTEL AGEN PERJALANAN PARIWISATA MEDIS KESEHATAN DAN KECANTIKAN KOREA, GRATIS KONSULTASI

Berikut 5 Tips untuk Lansia yang Ingin Cantik Lewat Operasi Plastik

Medictel Indonesia

 

Operasi plastik merupakan suatu tindakan bedah kecantikan yang dilakukan guna memperbaiki beberapa kondisi bagian tubuh yang dianggap membuat kurang percaya diri sehingga dapat meningkatkan penampilan agar terlihat lebih baik dan menarik.

Namun siapa bilang jika hanya gadis muda yang tertarik melakukan operasi plastik, kini para lansia juga tak mau ketinggalan memperbaiki penampilannya lewat operasi plastik agar dapat terlihat lebih cantik, muda dan segar.

Namun seringkali hal tersebut terbentur dengan adanya resiko berlebih yang harus di terima para lansia usai menjalani operasi plastik. Berdasarkan jurnal the Aesthetic Surgery, dikatakan tingkat komplikasi yang mungkin dialami oleh lansia setelah melakukan operasi plastik adalah sebesar 1,94 persen. Penelitian ini telah dilakukan terhadap 6.786 pasien lansia berusia 65 tahun keatas.

Walau terbilang aman, namun para lansia harus tetap memperhatikan segala resiko yang mungkin terjadi pasca operasi. Berikut diantara resiko yang mungkin dapat dialami lansia pasca operasi plastik; proses pemulihan kulit berlangsung lebih lama, resiko infeksi lebih besar, hematoma (gumpalan darah) pada bekas luka operasi.

Meski akan menghadapi resiko berlebih seperti yang disebutkan diatas, para lansia tak perlu khawatir. Mereka tetap bisa melakukan operasi plastik jika patuh terhadap saran ahli bedah dan mengikuti beberapa tips dibawah ini!

  1. Menjalani Evaluasi Menyeluruh dengan Dokter

Dilansir dari situs berita ABC, Dr. Julis Few dari sekolah kedokteran Northwestern University mengatakan bahwa sebelum menjalani operasi plastik, pasien usia lanjut harus menjalani evaluasi menyeluruh oleh dokter medisnya, dengan tes yang tepat untuk memeriksa kondisi jantung dan sistem lainnya.

Hal ini sangat disarankan untuk dilakukan. Bila dokter telah memberikan ‘lampu hijau’, baru Anda boleh melakukannya. Jangan korbankan nyawa Anda untuk sebuah ambisi.

2. Penuhi Kebutuhan Gizi Harian

Menurut dr. Melyarna Putri dari KlikDokter, proses penyembuhan luka lansia setelah operasi sangat dipengaruhi oleh status gizi yang dikonsumsinya. “Protein vitamin C, K, E, zat besi dan zink memainkan peran penting dalam proses pemulihan yang lebih optimal,” jelasnya.

3. Hindari Konsumsi Steroid dan Rokok

Obat seperti golongan steroid dan kandungan pada rokok menurut dr. Mely dapat berdampak negatif terhadap proses penyembuhan luka. Oleh sebab itu, hindari kedua hal ini sebelum dan setelah operasi.

4. Aplikasikan Krim Pelembab dengan Antibiotik

Pemberian krim yang berisi pelembab dan antibiotik dapat mencegah terjadinya infeksi pada area yang dioperasi. Pilihlah krim yang mengandung vitamin E, D, cocoa butter untuk membantu memudarkan bekas luka.

5. Hindari Paparan Sinar Matahari secara Langsung

Disarankan oleh dr. Mely, sekitar 18 bulan setelah operasi sebaiknya Anda tak terkena radiasi ultraviolet sinar matahari secara langsung, terutama bila operasi dilakukan di area wajah. “Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hiperpigmentasi atau kulit yang menghitam,” ucapnya.

Untuk itu, melakukan operasi plastik harus ditangani oleh tenaga handal dan sudah ahli dibidangnya. Korea Selatan menjadi negara yang layak menyandang negara dengan hasil operasi plastik terbaik. Bagi Anda yang tertarik melakukan operasi plastik di Korea, kini di Indonesia telah hadir Medictel. Sebuah agen wisata medis yang akan membantu Anda dalam menjalani operasi plastik di Korea. Kami juga yang akan membantu Anda dalam menemukan dokter dan rumah sakit yang tepat untuk Anda. Segera lakukan reservasi melalui Whats App di nomerĀ 0878 8519 0004.

Kecantikan yang sempurna akan segera menjadi milik Anda!

medictel

Agen Pariwisata medis kesehatan dan kecantikan Korea

Leave a Reply

EnglishJapanRussiaThailand