Rukan Niaga Artha gading

Blok F No 25 Jakarta

Working Hours

08:00 - 17:00

MEDICAL TOURISM KOREA

MEDICTEL AGEN PERJALANAN PARIWISATA MEDIS KESEHATAN DAN KECANTIKAN KOREA, GRATIS KONSULTASI

Deretan Trend Operasi Plastik Yang Bakal Populer di Tahun 2019, Anda Tertarik?

Tak hanya memancungkan hidung, jenis operasi plastik di dunia estetika kini semakin berkembang untuk memanjakan pemuja kecantikan. Bahkan, nampaknya operasi plastik akan semakin booming pada 2019 dengan jenis operasi yang semakin spesifik lho.

Berikut ini ulasan mengenai deretan operasi plastik populer yang dipaparkan oleh Professor Sforza, dari MyAesthetics. Apa saja?
.
.

1. Ultrasonic nose job

Operasi hidung yang biasa membutuhkan banyak waktu downtime alias pemulihan, namun di 2019 nanti akan ada jenis operasi hidung ultrasonic rhino-sculpture. Dikabarkan operasi ini akan semakin populer karena menjanjikan waktu penyembuhan yang lebih singkat dan hasil yang lebih tajam.

Teknik lain pahat dan file di tulang hidung memang dapat menyebabkan trauma jaringan. Namun, dengan menggunakan alat seperti probe yang memancarkan energi ultrasonik, ahli bedah akan secara akurat membentuk hidung sehingga meminimalkan kerusakan pada tulang rawan atau jaringan lunak.
.
.

2. 4K Resolution

Di tahun ini, telah terlihat peningkatan pencitraan 3D virtual reality untuk membantu meningkatkan pengambilan keputusan seputar prosedur kosmetik. Nah di 2019, klinik kecantikan akan memperkenalkan pemakaian teknologi 4D untuk memoles wajah agar semakin menawan. Pemakaian teknologi 4D augmented reality ini memproyeksikan pemindaian tubuh penuh dari tubuh pasien ke layar cermin, menunjukkan refleksi sang pasien pasca-prosedur. Skala proporsi tubuh yang ditampilkan bergantung pada bagian tubuh apa yang ingin diperbaiki, misalnya hidung atau payudara dan anggota tubuh lainnya.

Teknologi 4D ini sejatinya adalah kemajuan pesar untuk jenis operasi seperti pembesaran dan rekonstruksi payudara, karena metode ini akan memungkinkan pasien untuk memilih implan agar sesuai dengan anatomi mereka masing-masing. Tak hanya itu, metode ini juga akan membantu pasien melihat bagaimana payudara akan tampak terangkat, dikurangi atau mungkin direkonstruksi.

 

3. Lip lifts

Memiliki bibir yang sensual dan penuh memang menjadi impian kaum hawa, tak heran metode filler menjadi prosedur kecantikan yang sudah umum dilakukan. Nampaknya, metode ini akan semakin menjamur di 2019 dengan metode pengisian bibir yang disesuaikan dengan bentuk wajah masing-masing. Lip lift, prosedur permanen yang biasanya dilakukan di bawah anestesi lokal akan bisa dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam.

Operasi ini akan memendekkan jarak antara bagian bawah hidung dan bagian atas bibir (philtrum) dengan mengukir garis berbentuk pengadu di bawah lubang hidung. Langkah ini akan membuat tampilan bibir lebih bernuansa alami dan membantu ‘mengangkat’ ujung pinggir bibir dan membuat tampilan bibir secara keseluruhan akan lebih natural dan berisi.

 

4. Face-lift 3D

Operasi plastik kecil di 2019 mendatang dikatakan akan semakin populer, salah satunya face-lift 3D. Jenis operasi baru ini akan membuat wajah menjadi padat dengan menarik jaringan di dalam wajah kembali ke tulang pipi. Nantinya, dokter bedah akan membuat sayatan di setiap telinga untuk menjangkau jaringan wajah bagian dalam, yang biasanya berperan “menurunkan” wajah ke bawah karena penuaan. Teknologi ini sebaliknya, wajah akan ditarik kembali ke atas dan ‘menggantung’ di area tulang pipi.

Face-lift 3D ini disebutkan akan menyebabkan jaringan parut lebih sedikit karena prosesnya yang tidak melibatkan pemotongan kulit terlalu banyak. Teknik ini digadang akan menciptakan tampilan yang lebih menarik karena wajah akan terlihat lebih penuh dan awet muda.
.
.

5. Hybrid boob

Operasi plastik lain yang akan populer di 2019 yaitu operasi payudara hibrida, jenis operasi yang menggabungkan implan dengan kemungkinan pembentukan kembali payudara oleh transfer lemak. Teknik ini akan menciptakan payudara yang terlihat lebih alami, tanpa harus menempatkan implan di bawah otot. Prosesnya ialah dengan menggabungkan transfer lemak, disamping itu augmentasi payudara hibrida juga memungkinkan penggunaan implan yang lebih kecil.

Hal ini kedepannya akan meminimalkan risiko masalah yang mungkin timbul seperti kontraktur kapsuler atau potensi payudara kendur seiring waktu, sangat berkurang. Belum lagi, dalam banyak kasus waktu pemulihan pasca-operasi jenis ini bisa dikurangi hanya menjadi kurang dari seminggu.

Tertarik mencoba salah satunya?

Artikel ini telah tayang di sripoku.com
Editor: Ewis Herwis

medictel

Agen Pariwisata medis kesehatan dan kecantikan Korea

Leave a Reply

EnglishJapanRussiaThailand