Rukan Niaga Artha gading

Blok F No 25 Jakarta

Working Hours

08:00 - 17:00

MEDICAL TOURISM KOREA

MEDICTEL AGEN PERJALANAN PARIWISATA MEDIS KESEHATAN DAN KECANTIKAN KOREA, GRATIS KONSULTASI

Berminat Melakukan Operasi Plastik? Ketahui dan Pelajari Dulu Istilah-Istilahnya!

korea medical toursim

Melakukan operasi plastik telah jadi fenomena umum yang terjadi di lingkungan masyarakat modern. Banyak masyarakat terutama dari kalangan ekonomi dan sosial kelas atas yang tertarik dalam melakukan operasi plastik. Sebagian dari mereka ingin tampil lebih percaya diri setelah melakukan proses ‘revisi’ pada bagian wajah dan tubuh mereka. Namun tahukah Anda, di dalam dunia operasi plastik terdapat beragam istilah yang menarik untuk diketahui. Hal ini patut diketahui terutama untuk Anda yang memiliki keinginan untuk melakukan operasi plastik. Agar suatu saat Anda dapat berkomunikasi dan menyerap segala obrolan dengan baik dari dokter bedah saat konsultasi.

Yuk, simak beragam istilah sekitar dunia operasi plastik.

A

Abdominoplasty : Prosedur bedah kosmetik yang bertujuan  menghilangkan lemak serta mengencangkan otot-otot di area sekitar perut. Prosedur ini biasanya dilakukan pada pasien yang memiliki kondisi perut yang kendur dan bergelambir pasca melahirkan.

Anesthesia : Pembiusan ; Tindakan menghilangkan rasa (baal) saat proses pembedahan. Anesthesi di bagi menjadi dua, yakni anestesi umum dan lokal.

Alarplasty : Operasi plastik yang dilakukan untuk merapikan bentuk cuping hidung. Orang dengan hidung tampak besar dan tumpul, batang hidung datar dan pendek, lubang hidung lebih besar tepat dengan prosedur ini.

Areola : Bagian kulit berwarna gelap yang mengelilingi puting payudara.

B

Blepharoplasty : Prosedur operasi plastik pada area mata bagian atas. Operasi plastik ini bertujuan untuk membuat dan membentuk kelopak mata dengan menghilangkan lemak, otot, dan kulit berlebih dari bagian mata atas Anda.

Breast Augmentation (Mammaplasty) : Prosedur operasi plastik yang bertujuan untuk memberikan volume lebih pada payudara.

C

Capsular Contracture : Komplikasi paling umum dari operasi rekonstruksi payudara, terjadi jika bekas luka atau kapsul di sekitar implan mulai mengencang.

Collagen / Fat Injectable Fillers (Soft – Tissue Augmentation) : Salah satu teknik operasi plastik yang digunakan untuk memperbaiki kerutan, depresi pada kulit, dan/atau jaringan parut.

Computed Tomography Scan (CT Scan) : Prosedur pencitraan diagnostik yang menggunakan kombinasi sinar X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar yang menunjukkan detail bagian tubuh. Hal ini dilakukan biasanya pada saat medical check sebelum melakukan prosedur operasi plastik.

Crouzon’s Syndrome : Cacat bawaan lahir yang ditandai dengan kelainan pada tengkorak dan tulang wajah, sindrom ini berakibat pada kondisi tengkorang menjadi pendek di bagian depan dan belakang. Tulang pipi yang pipih dan hidung yang rata.

D

Dermaplaning : Sebuah teknik operasi plastik yang digunakan untuk mengobati bekas jerawat yang dalam dengan alat genggam yang disebut dermatome.

Dermatome : Sebuah alat yang menyerupai pisau cukur listrik dan memiliki bilah berosilasi yang bergerak bolak-balik untuk secara ‘menyendok’ lapisan permukaan kulit  yang mengelilingi  kawah atau cacat wajah lainnya.

F

Facial Implant : Operasi plastik kosmetika untuk mengubah bentuk dagu, pipi atau rahang. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan penampilan wajah dan membentuk sturuktur wajah menjadi proporsional.

Face Lift : Suatu tindakan medis yang bertujuan untuk membuat wajah tampak lebih muda dengan kencang dengan menghilangkan kerutan dan kekenduran pada wajah melalui pembedahan.

Forehead Lift : Operasi pengangkatan lemak dan kulit berlebih di area dahi. Tindakan ini dapat memperbaiki kondisi alis yang kendur atau alur yang dalam di antara mata. Hal ini sering dilakukan bersamaan dengan facelift untuk menciptakan penampilan wajah yang lebih halus secara keseluruhan.

G

Genioplasty : Prosedur bedah untuk memperbaiki bentuk dan rupa dagu. Prosedur ini juga dikenal dengan augmentasi dagu. Genioplasty dapat dilakukan sebagai tindakan tunggal ataupun dikombinasikan dengan tindakan lainnya seperti rahang dan tulang pipi.

Gynecomastia : Suatu kondisi di mana jaringan payudara laki-laki membesar. Ginekomastia secara harfiah berarti “payudara wanita”. Peningkatan jaringan ini biasanya terjadi pada saat laki-laki mengalami perubahan hormon, seperti saat masih bayi, remaja dan usia tua.

H

Hematoma : Darah yang mengumpul di bawah lapisan kulit atau organ. Hal ini biasanya dapat terjadi saat dinding pembuluh darah arteri, vena, atau kapiler mengalami kerusakan sehingga darah keluar menuju jaringan yang bukan tempatnya.

I

Implan : Suatu peralatan medis yang dibuat untuk menggantikan struktur dan fungsi suatu bagian biologis. Implan dapat berfungsi sebagai penambah ukuran dan volume pada sebuah prosedur operasi plastik.

L

Liposuction : Sebuah prosedur yang menghilangkan lemak berlebih melalui proses ‘pengisapan’. Tindakan ini populer dengan istilah “Sedot Lemak”.

M

Mastectomy : Operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh bagian payudara. Biasanya operasi ini dilakukan jika wanita mengalami kanker payudara yang mengharuskan adanya pengangkatan di payudaranya.

O

Otoplasty : Prosedur operasi plastik yang bertujuan untuk menempatkan telinga yang menonjol lebih dekat ke kepala, atau mengurangi ukuran telinga yang lebih besar.

P

Parsial Abdominoplasty : Salah satu prosedur pengurangan lemak pada area perut. Tindakan ini hanya melakukan pembuangan timbunan lemak di area terbatas, seperti hanya di bawah pusar. Tindakan ini dikenal juga dengan ‘mini tummy tuck’.

Ptosis : Kondisi saat kelopak mata atas turun. Kondisi ini dapat menyebabkan terhalang atau berkurangnya pengelihatan, tergantung seberapa banyak kondisi ini menutupi pupil.

R

Reconstructive Plastic Surgery : Operasi plastik rekonstruksi merupakan tindakan operasi plastik untuk memperbaiki kondisi wajah atau tubuh yang tidak normal akibat bawaan lahir atau cacat akibat kecelakaan. (Bukan tujuan menunjang kecantikan semata).

Rhinoplasty : Sebutan umum untuk prosedur operasi plastik pada area hidung. Termasuk pada perbaikan cacat dan pembentukan ukuran hidung. Rhinoplasty dapat dilakukan untuk mengubah ukuran dan bentuk hidung, mempersempit lubang hidung, dan/atau mengubah sudut antara hidung dan bibir. Rhinoplasty melibatkan resclupting tulang dan tulang rawan.

S

Scar : Cara alami tubuh menyembuhkan dan mengganti kulit yang hilang atau rusak. Bekas luka biasanya terdiri dari jaringan fibrosa. Bekas luka dapat dibentuk karena berbagai alasan, termasuk akibat infeksi, pembedahan, cedera atau radang jaringan.

Septoplasty : Koreksi bedah cacat dan kelainan septum hidung (bagian pembatas antara kedua lubang hidung)

Skin Grafts : Cangkok kulit dapat digunakan untuk menutupi kulit telah rusak dan/atau hilang. Prosedur bedah ini melibatkan pengangkatan bagian kulit yang sehat dari satu bagian tubuh untuk mengembalikan penampilan dan/atau fungsi normal ke bagian lain dari tubuh yang sama.

T

Tissue Expansion : Prosedur bedah yang melibatkan memasukkan alat seperti balon (disebut expander) di bawah kulit. Ekspander kemudian perlahan mengeluarkan cairan ke area yang akan diperbaiki untuk benar-benar meregangkan dan memperluas kulit.

V

V- Line : Prosedur operasi plastik pada wajah yang bertujuan membuat wajah menjadi tirus. Prosedur ini dapat melibatkan 3 jenis operasi diantaranya dagu, rahang dan juga tulang pipi sehingga dapat mengesankan wajah terlihat seperti huruf ‘V’

 

medictel

Agen Pariwisata medis kesehatan dan kecantikan Korea

2 comments so far

TiaraPosted on 10:48 am - May 8, 2019

Berapa biaya yg harus saya keluarkan untuk operasi hidung dan pipi agar terlihat tirus?

    medictelPosted on 4:01 am - May 9, 2019

    Halo bu Tiara

    Untuk masalah harga kami akan kirim akan lewat email ya. Tapi untuk lebih jelasnya bisa menghubungi no kami WA – 0878 8519 0004|0878 7757 7521.
    Terima Kasih atas kunjungannya.

Leave a Reply

EnglishJapanRussiaThailand