Rukan Niaga Artha gading

Blok F No 25 Jakarta

Working Hours

08:00 - 17:00

MEDICAL TOURISM KOREA

MEDICTEL AGEN PERJALANAN PARIWISATA MEDIS KESEHATAN DAN KECANTIKAN KOREA, GRATIS KONSULTASI

Sedot Lemak? Ini yang Harus Anda Ketahui!

liposuction

Jika Anda merasa mempunyai lemak berlebih, salah satu cara yang bisa Anda gunakan adalah sedot lemak atau liposuction.

Walaupun umumnya dilakukan untuk melangsingkan tubuh, sedot lemak juga kadang menjadi solusi untuk kondisi kesehatan tertentu.

Namun, banyak orang yang salah dalam mengira bahwa sedot lemak adalah sebuah solusi instan untuk mengatasi obesitas. Anda tidak bisa tiba-tiba berubah dari obesitas ke kurus. Salah satu syarat untuk melakukan sedot lemak adalah Anda harus memiliki berat badan kurang lebih sekitar 30 persen dari tubuh ideal Anda.

Syarat lainnya adalah Anda harus memiliki kulit yang kencang dan elastis, serta tidak merokok.

seot lemak

Guna sedot lemak

Liposuction mengurangi penumpukan yang tertanam di bawah kulit berguna untuk:

memperbaiki bentuk tubuh dengan menghilangkan tumpukan lemak yang tidak bisa hilang dengan diet dan berolah atau berolah raga

meningkatkan fungsi seksual dengan mengurangi pemunpukan lemak di paha bagian dalam, sehingga mempermudah akses ke vagina.

Liposuction bisa digunakan untuk menangani beberapa kondisi seperti:

axillary bromhidrosis, bau badan karena interaksi antara kelenjar kelringat dengan bakteri pada ketiak.

axillary hyperhidrosis kondisi di mana penderita berkeringat lebih banyak dari normal untuk mengatur suhu badan ini juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada penderita.

hematoma darah yang berkumpul di luar pembuluh darah dan tidak terserap oleh tubuh

lipoma benjolan lemak yang tumbuh di bawah kulit

penyakit madelung kelianan di mana terjadi tumpukan lemak di kedua sisi tubuh bagian atas leher lengan dan tungkai akibat kelaianan genetik

pseudogynecomastia pembesaran payudara pada laki laki akibat pemunpukan lemak bukan karena kelenjar payudranya membesar

sedot lemak

Siapa yang boleh sedot lemak ?

Liposuction atau sedot lemak biasanya hanya dilakukan untuk pasien yang secara umum sehat terutama di bagian jantung dan paru para dan sedang tidak menderita sakit

Anda tidak dianjurkan sedot lemak jika Anda

Seorang yang rutin minum obat antikaogulan atau antipaltelet (seperti aspirin) dan tidak boleh di hentikan untuk sementara waktu seperti pasien dengan riwayat pernah mengganti katub jantung mengalami ganguan irama jantung fibrilasi antrium, deep vein trombosis atau emboli paru

pasien yang baru menjalani pola diet sangat rendah kalori

memiliki riwayat penyakit jantung diabetes atau ganguan sitem imunitas

obesitas morbid yaitu obesitas yang sudah menggangu aktivitas fisik dan beresiko menimbulkan penyakit lain yang lebih serius seperti stroke diabetes dan sleep apnea. sedot lemak pada kondisi ini di duga bisa berujung kematian.

Sedot lemak tidak dirancang untuk menjadi solusi ajaib untuk memiliki tubuh yang fit tanpa mengatur diet dan olah raga terutama jika anda mengalami obesitas Anda disarankan untuk memiliki ekspetasi yang realitis sebelum memutuskan melakukan sedot lemak.

Sebelum Anda melakukan sedot lemak

Dokter akan meninjau riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik dan mengevaluasi kondisi psikologi Anda. Satu hari sebelum operasi darah dan urin Anda akan di periksa untuk mengetahui potensi komplikasi yang mungkin terjadi.

Mereka juga akan mengambil foto bagian bagian tubuh Anda dimana sedot lemak akan dilakukan sehingga Anda dapat membandingkan hasilnya nanti.

Di tahap ini, Anda disarankan untuk memberitahu dokter tentang kondisi kesehatan Anda, terutama jika:

  • Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan tertentu.
  • Anda sedang mengonsumsi suatu obat, termasuk suplemen dan herba. Obat-obatan pengencer darah sebaiknya dihentikan 2 minggu sebelum melakukan prosedur sedot lemak.
  • Anda memiliki riwayat penyakit tertentu seperti gangguan aliran darah, diabetes, penyakit jantung, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Anda memiliki gaya hidup tertentu, seperti kebiasaan merokok atau baru menjalani pola diet ketat sangat rendah kalori.

Jenis-jenis Metode Sedot Lemak

Biasanya, sedot lemak dilakukan dengan menggunakan canulla, yaitu alat berupa selang tipis yang disambungkan ke alat pengisap atau penyedot.

Ada beberapa jenis sedot lemak berdasarkan teknik penghancuran lemaknya:

  • Tumescent liposuction adalah teknik sedot lemak yang paling umum. Cara yang dilakukan adalah dengan menyuntikkan larutan tumescent ke lemak tubuh yang akan disedot. Larutan tumescent merupakan larutan saline atau air garam yang dicampur dengan epinephrine dan lidocaine. Ini memudahkan penyedotan lemak, serta meminimalkan rasa nyeri dan mengurangi perdarahan.
  • Super-wet technique mirip dengan tumescent liposuction, hanya saja larutan tumescent yang digunakan lebih sedikit. Jumlah larutan yang disuntikkan disesuaikan dengan jumlah lemak yang akan disedot. Teknik ini lebih cepat, namun memerlukan pemberian obat bius atau anestesi umum.
  • Ultrasound-assisted liposuction (UAL) menggunakan energi gelombang suara di bawah kulit untuk memecah dinding-dinding lemak yang akan mencair dan mudah untuk disedot keluar.
  • Laser-assisted liposuction (LAL) menggunakan sinar laser untuk memproduksi rentetan energi yang mencairkan lemak.
  • Power-assisted liposuction menggunakan alat canulla khusus yang berbentuk kecil dengan getaran cepat untuk menghancurkan sel-sel lemak. Keuntungan teknik ini adalah sayatan yang dibuat cukup kecil dan tidak merusak jaringan di sekitarnya.

Prosedur Sedot Lemak

Prosedur sedot lemak sangat bergantung dari metode sedot lemak yang digunakan dan jumlah lemak yang disedot. Namun, secara umum seperti inilah prosedur sedot lemak dilakukan:

  • Pemberian anestesi, baik lokal atau umum, tergantung teknik penyedotan yang dipilih dan jumlah lemak yang akan diambil.
  • Penggunaan alat sedot lemak dan canulla (selang penyedot dengan ujung tajam).
  • Dokter membuat sayatan kecil untuk memasukkan canulla ke dalam kulit yang berisi kumpulan lemak. Kumpulan lemak kemudian disedot dengan pompa atau jarum suntik berukuran besar.
  • Sejumlah tusukan di kulit mungkin dibutuhkan untuk menyedot lemak pada daerah yang lebih luas. Dokter juga akan menusukkan alat sedot dari berbagai arah atau sudut yang berbeda-beda untuk memperoleh jalur pengisapan yang efektif.
  • Selang kecil akan dipasangkan di daerah lemak yang baru disedot. Selang ini berguna untuk menguras cairan dan darah yang akan terkumpul beberapa hari setelah prosedur.

Lama prosedur sedot lemak cukup bervariasi, bergantung pada teknik sedot lemak yang digunakan, tapi biasanya prosedur ini berlangsung 1-3 jam.

Mulai dari tahap persiapan hingga sedot lemak selesai, pasien disarankan untuk didampingi oleh keluarga atau kerabat terdekat.

Setelah Operasi Sedot Lemak

Dokter akan memasang perban atau korset elastis di daerah penanganan sedot lemak untuk mengurangi bengkak, memar, dan mencegah perdarahan, serta dapat mempertahankan bentuk area tubuh setelah sedot lemak.

Anda akan perlu mengenakan perban atau korset elastis khusus selama 2 minggu, namun korset ini boleh sesekali dibuka, misalnya ketika mandi.

Anda akan merasakan nyeri, kesemutan, atau mati rasa di area tubuh yang dioperasi. Bagian tubuh tersebut juga akan memar dan bengkak. Kondisi ini dapat berlangsung selama 5-10 hari. Untuk itu, Anda akan diberikan obat antiradang untuk meredakan nyeri dan bengkak, juga mungkin antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi.

Pasien sedot lemak biasanya baru pulih total setelah 2 minggu, tetapi sudah dapat kembali beraktivitas beberapa hari setelah sedot lemak. Tapi, Anda disarankan untuk tetap menghindari kegiatan berat selama 4 minggu setelah operasi. Hasil dari sedot lemak mungkin baru tampak 6 bulan, setelah bengkak di area tersebut benar-benar hilang

Kebutuhan akan rawat inap setelah tindakan sedot lemak tergantung dari jumlah lemak yang disedot, jenis bius yang diberikan, dan komplikasi yang timbul. Bagi pasien yang diperbolehkan pulang setelah tindakan sedot lemak, tidak diijinkan untuk menyetir sendiri.

Risiko atau Efek Samping Sedot Lemak

Risiko yang mungkin ditimbulkan dari prosedur sedot lemak adalah:

  • Infeksi bakteri Streptococcus atau Staphylococcus.
  • Perdarahan.
  • Syok, karena tubuh kekurangan cairan ketika menjalani operasi.
  • Terbentuknya kantong berisi cairan di bawah kulit.
  • Emboli lemak, yaitu lemak yang lepas dan terbawa aliran darah, sehingga mengakibatkan sumbatan di aliran darah.
  • Permukaan kulit tidak rata.
  • Efek samping dan reaksi alergi dari anestesi atau pembiusan.
  • Mati rasa di sekitar kulit.
  • Kerusakan saraf, pembuluh darah, otot, paru-paru, dan organ perut.

Sumber : alodokter.com

medictel

Agen Pariwisata medis kesehatan dan kecantikan Korea

Leave a Reply

EnglishJapanRussiaThailand