Rukan Niaga Artha gading

Blok F No 25 Jakarta

Working Hours

08:00 - 17:00

MEDICAL TOURISM KOREA

MEDICTEL AGEN PERJALANAN PARIWISATA MEDIS KESEHATAN DAN KECANTIKAN KOREA, GRATIS KONSULTASI

Operasi penting yang perlu diketahui semua wanita

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang dihadapi oleh perempuan di seluruh dunia. Jika tidak ditangani pada waktunya, penyakit ini bisa saja merengut nyawa.

Salah satu upaya untuk penanganan kanker payudara adalah lewat jalur operasi, salah satunya dan yang paling umum adalah mastektomi.

operasi payudara

Apa itu mastektomi?

Mastektomi adalah upaya untuk menghilangkan sel kanker dengan opeasi pengangkatan payudara. Prosedur ini bisa mengangkat sebagian jaringan payudara atau keseluruhannya, salah satu atau kedua payudara, tergantung kebutuhan .

Operasi ini juga bisa digabung dengan radiasi dan kemoterapi tergantung dari keparahan stadium kanker payudara pasien.

Pada beberapa kasus, operasi pengangkatan menjadi jalan terbaik bagi beberapa orang untuk terhindar dari risiko kanker payudara. Namun, mastektomi hanya menurunkan risiko kanker payudara di payudara yang sama. Sebagai tindak pencegahan, prosedur ini tidak menurunkan kemungkinan kanker dapat kembali muncul di bagian tubuh yang lain.

Operasi ini akan berdampak pada penampilan Anda karena bisa menghilangkan salah satu sisi atau kedua payudara Anda tanpa bersisa. Maka,konsultasikan dulu dengan jelas ke dokter guna mempertimbangkan apakah ini adalah jalan satu-satunya yang paling efektif buat Anda.

Siapa saja yang perlu melakukan mastektomi?

Wanita yang didiagnosis kanker stadium awal bisa memilih antara operasi konservasi payudara (lumpektomi) dan mastektomi. Lumpektomi adalah prosedur di mana jaringan payudara tidak diangkat sepenuhnya, melainkan hanya area yang terkena kanker saja.

Sebagian besar pasien dan dokter lebih memilih pengobatan kanker payudara dengan terapi radiasi, namun ada beberapa faktor yang menyebabkan pasien menjalani mastektomi.

Prosedur mastektomi biasanya disarankan untuk wanita yang:

  • Tidak bisa atau tidak ingin menjalani terapi radiasi
  • Pernah menjalani perawatan payudara dengan terapi radias
  • Pernah lumperktomi tetapi sel kankernya belum hilang
  • Memiliki dua atau lebih area kanker pada payudara atau sisi payudara
  • Tumor berukuran lebih dari 5 cm, atau bahkan lebih besar dari ukuran payudara
  • Sedang hamil. Efek radiasi bisa sangat berbahaya pada janin
  • Memiliki faktor genetik, seperti mutasi gen BRCA
  • Memiliki pemyakit jaringan ikat yang serius seperti skleroderma atau lupus sehingga rentan terhadap efek samping radiasi
  • Memiliki jenis kanker payudara yang meradang.
Operasi penting yang perlu diketahui semua wanita

Efek samping mastektomi

Efek samping dari operasi pengangkatan payudara biasanya tergantung pada jenis kanker yang Anda miliki.

Berbagai efek samping yang umum muncul yaitu:

  • Tubuh terasa nyeri, terutama di area payudara
  • Pembengkakan di area operasi
  • Penumpukan darah di luka (hematoma)
  • Penumpukan cairang bening di luka (seroma)
  • Gerak lengan dan bahu jadi lebih terbatas
  • Mati rasa di dada atau lengan atas
  • Nyeri saraf di dinding dada, ketiak, dan atau lengan yang tak kunjung hilang seiring berjalannya waktu
  • Pendarahan dan infekis pada area yang dioperasi

Konsultasikan kembali ke dokter jika efek samping yang dirasakan semakin hari semakin parah dan tak kunjung membaik.

Apa yang harus dilakukan sebelum mastektomi?

Sebelum melakukan operasi pengankatan payudara, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

  • Memberi tahu dokter mengenai obat, vitamin, dan suplemen yang sedang dikonsumsi
  • Tidak minum aspirin, ibuprofen, atau obat pengencer darah seperti warfarin seminggu sebelum operasi
  • Tidak makan atau minum sekitar 8 hingga 12 jam sebelum operasi
  • Menyiapkan perlengkapan pribadi sebagai persiapan untuk rawat inap.

Apa yang terjadi setelah mastektomi?

Setelah operasi pengangkatan payudara, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk lanjut rawat inap selama kurang lebih 3 hari. Opname berguna untuk memberi kesempatan Anda pulih dari operasi di bawah pengawasan dokter. Anda juga akan diberikan saran tentang kegiatan apa saja yang perlu dihindari.

Selama waktu ini tim dokter dan terapi juga mungkin mengajarkan Anda olahraga ringan yang membantu merilekskan sisi lengan atau bahu pada sisi tubuh yang dimastektomi. Selain itu, olahraga juga mengurangi risiko terbentuknya bekas luka.

Selama menginap di rumah sakit, Anda juga akan dipasangkan kateter kusus untuk menampung darah dan cairan dari area operasi akibat limfedema, yaitu penggumpalan cairan di lengan, tangan, atau dada.

Anda akan lebih rentan mengalami limfedema setelah menjalani pengangkatan kelenjar getah bening.

Tanda-tanda limfedema termasuk:

  • Lengan terasa berat atau timbul pembengkakan
  • Kulit pada lengan terasa kencang
  • Kebas pada lengan atau tangan
  • Kelenturan tangan atau lengan berkurang

Biasanya ada terapi khusus untuk mengurangi tekanan bagi Anda yang mengalami limfedema. Olahraga ringan juga akan membantu mengurangi risiko Anda mengalami limfedema pasca operasi.

operasi payudara

Apa yang harus dilakukan setelah mastektomi?

Setelah mastektomi, sangat penting untuk menjaga diri terhindar dari infeksi yang dapat mengakibatkan limfedema.

Beberapa cara mudah uuntuk meminimalisir risiko infeksi:

  • Tidak menyuntik di sisi lengan bekas operasi
  • Menggunakan sarung tangan pelindung saat membersihkan rumah, berkebun, dan mencuci piring
  • Menggunakan pencukur elektrik untuk menghindari luka sayat
  • Menggunakan tabir surya untuk meghindari kulit terbakar matahari
  • Memakai pakaian longgar dan tidak memakai perhiasan di bagian operasi
  • Tidak mengkonsumsi alkohol ataupun merokok
  • Menjaga berat badan tetap ideal

Usakahan untuk tetap rutin berkonsultasi ke dokter setelah operasi pengangkatan payudara agar dokter bisa terus memantau kondisi Anda.

Pemulihan mastektomi di rumah

Umumnya pemulihan operasi bisa memakan waktu hingga beberapa minggu, dan bisa lebih lama jika Anda melakukan rekonstruksi payudara dalam sekali waktu.

Cara pemulihan diri setelah operasi pengangkatan payudara bisa berbeda untuk tiap orang. Untuk memulihkan kondisi tubuh di rumah, Anda dapat mencoba:

Beristirahat

Hindari pekerjaan berat apapun selama pemulihan.

Rutin minum obat

Minum obat yang diresepkan oleh dokter setelah operasi secara rutin sesuai dosis yang dianjurkan.

\ika Anda merasa obat yang diberikan tidak meringankan rasa sakit, konsultasikan ke dokter. Dokter akan menambahkan dosis obat jika memungkinan atau mencari alternatif lainnya.

Makan makanan tinggi serat

Obat-obatan yang diberikan pasca operasi pengangkatan payudara biasanya dapat menyebabkan sembelit, oleh karena itu Anda disarankan untuk makan makanan berserat tinggi.

Apel, pil, brokoli, wortel, hingga kacang merah termasuk makanan kaya serat yang bisa Anda konsumsi.

Rutin berolahraga

Olahraga penting untuk memulihkan kondisi tubuh, Lakukan olahraga ringan yang sudah diajarkan di rumah sakit secara rutin.

medictel

Agen Pariwisata medis kesehatan dan kecantikan Korea

Leave a Reply

EnglishJapanRussiaThailand